The Color of My Short Life...


chamelon:

(via fuckyeahmath)

binary love..

but love isn’t binary. love is not just about yes or no.


life isn’t that hard, then life wouldn’t be easy as we are thinking of

– another version

Nikah Beda Agama

*tanpa bermaksud SARA*

Di angkot. 2 cewe sedang ngobrol, bahkan yang satu sampai berkaca-kaca matanya. Dari kupingan (istilah macam apa ini), yang aku tangkep, mereka menjalin hubungan serius dengan cowo yang beda agama, sampai akhirnya di saat hubungan itu ingin dilanjutkan ke jenjang pernikahan, tentunya ada dinding pembatas.

Si cewe yang satu bilang, kalau cowonya merasa si cewe ini tidak begitu memperjuangkan izin menikah kepada keluarganya. Dan si cewe ini, mungkin setelah berpikir masak-masak, tampaknya memilih untuk melupakan si cowo. Karena baginya, pernikahan bukan sekedar izin dari orang tua atau keluarga saja. Mungkin bagi keluarga si cowo, kalau izin sudah didapat, itu cukup.

Salut lah dengan keputusannya untuk tidak memperjuangkan pernikahan beda agama. Nice girls. Marriage is not just about family’s permission. More than that. It’s about the rest of our life. And that’s why Rasulullah said, marriage is a half of Dien. CMIIW.


life is not that sucks

me, setelah beberapa hal yang membuat emosi pagi ini… another version of ‘life is beautiful’
bagus juga toga ITB dipadukan sama warna putih. tapi kalo pake kebaya putih waktu wisuda, ntar dikira kebaya nikahan. :p

bagus juga toga ITB dipadukan sama warna putih. tapi kalo pake kebaya putih waktu wisuda, ntar dikira kebaya nikahan. :p



vnceoushh:

(via kuntawiaji)

Ckckck… Ada2 aja… Tapi aku cuma kenal muka Antasari sama Rani. Yang lainnya ga tau siapa. Abisnya ga ngikutin berita di tipi :p


muntah :’(


Cuma Bisa Menghela Nafas...

Hhhhh… Ahhir-akhir ini si milis FRK makin rame. Ya, rame dengan keluhan dari user. Bahkan huruf kapital pun keluar. Ya ampun.

Andai dulu si aplikasi tidak dipaksakan untuk digunakan pada semester ini…
Andai dulu benar-benar dilakukan pengujian secara komprehensif…
Andai dulu kebutuhan perangkat lunak didefinisikan dengan baik seperti bagaimana dilakukan di kuliah RPL dan sejenisnya…

Tiada guna berandai-andai. Sekarang saya cukup mengerti kenapa sistem ini selalu membuat pusing. Sudah 2 tahun mungkin.

Hhhhh… Yang tabah ya Bu…


Nyebeliiiiinnnnn...

Lama-lama masuk ignored user juga ni orang… Trus ntar dia nulis macem-macem di fesbuknya… Huh…


wallpaper baru. :-)

wallpaper baru. :-)


wallpaper lama. pojok kanan atas sudah tercapai. alhamdulillah. :-)

wallpaper lama. pojok kanan atas sudah tercapai. alhamdulillah. :-)


Baru

Theme-nya Tumblr udah banyak ya. Hehehe… Diganti deh, sekalian ganti avatar-nya. Lalala…


Ya Waduud :-(


hungry

drawingrainbow:

i love seafood and i have a top list of my favorite seafood:

  1. Lele or may we call it “mustache fish” ? (LOL)
  2. Salmon
  3. Tuna
  4. Crab (mmm)
  5. Prawn

i’m starving (hungry)

Belbel. Lele tu masuk seafood ya? Kirain yang termasuk seafood itu ya makanan dari makhluk yang hidup di laut aja. Lele tu hidupnya di rawa bukan si? :D

Via menggambar pelangi

Hmm...

Jaman dulu saya mengambil kuliah PPL, kayanya jadi asistennya seru. Ngurusin spek, ngeliat anak-anaknya ngerjain perangkat lunak mpe jadi. Paling seru tentunya di akhir-akhir, saat semua perangkat lunak sudah berjalan dengan baik. Dan yang penting, ga perlu pusing-pusing soal dokumen, karena semuanya diurus dosen.

Dan sekarang. Here it comes. Dosen kita tampaknya sangat sibuk sekali. Alhasil, asisten dimintai bantuan memeriksa dokumen. Ditambah, dokumen mereka sekarang harus mengadopsi web engineering, ga cuma RUP seperti waktu saya ambil PPL. Web engineering, pelajaran semester 7, dan saya sudah lupa-lupa ingat. Ditambah malasnya minta ampun buat buka-buka materi kuliah lagi.

Fyuh, dari asistensi tadi, tampaknya saya harus bongkar-bongkar materi kuliah lagi. Prihatin juga melihat dokumen yang tidak sesuai dengan program atau program yang tidak sesuai dokumen atau apapunlah. Pokoknya ga match. Sebentar lagi deadline iterasi 2, dan tampaknya dari hasil iterasi 1-nya sendiri masih banyak yang perlu dibenahi.

Hmm… Yosh. Ga boleh males-malesan lagi. Dari sekarang belajar meriksain dokumen dengan serius.

* Hmm… Ceritanya ini sesi curhatan pribadi, tapi sebenernya pengennya nulisnya ga kaya gini. Sementara ini dulu lah. Maklum lagi rada bad mood dan bete, dan sejumlah oknum justru memperparah ke-bete-an itu. Ga ngerti apa orang lagi kesel. Dah ditulis di status fesbuk tadi pagi padahal. Sebel…


151
To Tumblr, Love Metalab